
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan karakter, sekaligus memperkuat hubungan antara orang tua dan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Seminar menghadirkan Ustadz Dr. H. M. Hilmi Firdausi, S.E., Ak., M.Sc. sebagai narasumber utama.
MEMPAWAH, 1 Agustus 2026– Yayasan Nurul Ulum (YNU) menggelar Seminar Parenting bertema "Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Membangun Generasi Cerdas, Saleh, dan Berkarakter Islami" di Gedung MCC Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas orang tua, tenaga pendidik, serta perwakilan berbagai organisasi dan instansi sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam mendidik anak.
Seminar menghadirkan Ustadz Dr. H. M. Hilmi Firdausi, S.E., Ak., M.Sc. sebagai narasumber utama. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan karakter, sekaligus memperkuat hubungan antara orang tua dan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Acara turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Dewan Pendidikan Kabupaten Mempawah, jajaran Pengurus Yayasan Nurul Ulum, PGRI Kecamatan Mempawah Hilir, Persaudaraan Muslimah (Salimah), serta sejumlah tamu undangan dari berbagai organisasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT, doa bersama, serta sambutan dari Ketua Yayasan Nurul Ulum dan perwakilan Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, kedua pihak menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara sekolah dan keluarga agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter peserta didik.
Memasuki sesi utama, Ustadz Hilmi Firdausi menyampaikan bahwa orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh, keteladanan, dan kedekatan emosional yang dibangun dalam keluarga.
Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar tantangan mendidik anak di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian orang tua terhadap pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyerahkan cenderamata kepada narasumber sebelum kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dari Lembaga Manajemen Infak (LMI). Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kerja sama (MoY) antara Yayasan Nurul Ulum dan LMI sebagai langkah memperkuat sinergi dalam mendukung program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Panitia juga memperkenalkan sejumlah mitra yang mendukung terselenggaranya seminar, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), LMI, dan organisasi Salimah. Selain memperkenalkan visi organisasinya, Salimah turut menyampaikan berbagai program pemberdayaan perempuan, anak, dan keluarga yang telah berjalan di Kabupaten Mempawah.
Suasana seminar semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian acara yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusias.
Melalui penyelenggaraan Seminar Parenting ini, Yayasan Nurul Ulum berharap terbangun komitmen bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, saleh, berkarakter Islami, serta siap menghadapi tantangan masa depan.