
Peningkatan kompetensi digital guru diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran.
Jongkat, 12 Juni 2026 — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital yang merambah berbagai sektor kehidupan, dunia pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki peran strategis dalam menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menjawab tantangan tersebut, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Jongkat menyelenggarakan Pelatihan Canva Pendidikan bagi seluruh guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Jongkat pada tanggal 11–12 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 17 Jongkat ini menjadi salah satu program pengembangan kompetensi guru yang difokuskan pada peningkatan kemampuan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali para guru dengan keterampilan menggunakan Canva Pendidikan sebagai media pembelajaran yang kreatif, inovatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik masa kini.
Pelatihan menghadirkan Agus Purwanto, S.Pd. sebagai narasumber utama yang memberikan materi sekaligus pendampingan praktik kepada seluruh peserta. Dalam pemaparannya, Agus Purwanto menjelaskan berbagai manfaat Canva Pendidikan sebagai platform yang dapat membantu guru dalam menyusun media pembelajaran secara lebih menarik dan profesional. Menurutnya, penguasaan teknologi digital kini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki oleh setiap pendidik agar mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup pengenalan Canva Pendidikan, pembuatan presentasi pembelajaran interaktif, desain poster edukatif, infografis pembelajaran, lembar kerja peserta didik, video pembelajaran, hingga pemanfaatan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan yang tersedia dalam platform Canva. Selain memperoleh pemahaman teoritis, para guru juga diajak untuk melakukan praktik secara langsung sehingga mampu memahami penggunaan setiap fitur secara lebih mendalam.
Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif dan seluruh peserta memperoleh kesempatan belajar yang optimal, pelatihan dibagi menjadi dua gelombang. Pada hari pertama, Kamis, 11 Juni 2026, kegiatan diikuti oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta guru kelas tinggi yang mengajar di kelas 4, 5, dan 6. Sementara itu, pada hari kedua, Jumat, 12 Juni 2026, pelatihan diikuti oleh guru Pendidikan Agama dan guru kelas rendah yang mengajar di kelas 1, 2, dan 3.
Pembagian peserta ke dalam dua gelombang tersebut dilakukan untuk memberikan ruang belajar yang lebih kondusif sekaligus memudahkan proses pendampingan selama praktik berlangsung. Dengan jumlah peserta yang lebih terkontrol, narasumber dapat memberikan bimbingan secara maksimal kepada setiap guru sehingga proses transfer pengetahuan dan keterampilan dapat berjalan dengan lebih efektif.
Sejak awal kegiatan, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Para guru hadir dengan membawa perangkat masing-masing dan mengikuti setiap sesi pelatihan dengan penuh semangat. Suasana belajar berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba berbagai fitur Canva Pendidikan secara langsung. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka dalam menyusun media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.
Ketua KKKS Kecamatan Jongkat menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru di lingkungan sekolah dasar. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan menyenangkan.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan media pembelajaran digital memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Melalui media yang menarik secara visual, siswa akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. Selain itu, teknologi juga dapat membantu guru dalam menyederhanakan berbagai tugas administrasi dan meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan sekolah.
Dalam praktik yang dilakukan selama pelatihan, para guru berhasil menghasilkan berbagai produk pembelajaran digital seperti presentasi interaktif, video pembelajaran, infografis edukatif, poster pembelajaran, serta berbagai bahan ajar visual lainnya. Hasil karya tersebut menunjukkan bahwa para guru memiliki potensi besar untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya kolaborasi di antara para guru. Selama kegiatan berlangsung, peserta saling berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran, serta bertukar ide tentang strategi pemanfaatan teknologi di kelas. Interaksi tersebut menjadi nilai tambah yang memperkuat semangat belajar bersama dan pengembangan profesional berkelanjutan.
Melalui pelatihan Canva Pendidikan ini, KKKS Kecamatan Jongkat berharap seluruh guru Sekolah Dasar dapat semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kompetensi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.
Peningkatan kompetensi digital guru diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. Guru yang mampu memanfaatkan teknologi secara efektif akan lebih mudah menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Pada akhirnya, hal tersebut akan membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen untuk terus belajar, KKKS Kecamatan Jongkat optimistis bahwa kualitas pendidikan di wilayahnya akan terus berkembang. Pelatihan Canva Pendidikan yang diselenggarakan selama dua hari ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas guru sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan pembelajaran berkualitas bagi generasi penerus bangsa.